Posted by : Andi Novian



Naruto Chapter 615 " Complete "
Status : Prediksi
Credit : NARUTONIAN | http://narutonian.blogspot.com/

===

Obito: "Kukira kau tidak akan membiarkanku membunuh satu pun dari teman-temanmu? Naruto"

Naruto: "!!?"

Hinata: "Neji nii-san,!!? [Tanda di dahinya, menghilang!!?] (Jatuh berlutut) Neji nii-san!"

Kakashi/Sakura: "!?"

Tenten: "Neji!"

Lee: "!?"

(Naruto membaringkan mayat Neji, ia terdiam, merenung mengingat kata-kata terakhir Neji "Karena kau memanggilku jenius")
Hiashi: "!!? Tanda itu, tanda kutukan di dahinya lenyap. Dia dibebaskan dari kutukan maupun dari dunia ini"


Naruto: "Hinata, bawa tubuh neji ke tempat yang aman ... Aku ingin dia dimakamkan dengan cara yang layak"

Hinata: (Sambil terus menangis) "Baik ..."



Obito: "Bagaimana rasanya kehilangan seseorang yang dekat denganmu. Sekarang kau tahu, apa yang juga pernah kurasakan"

(Naruto terlihat sangat marah)
Naruto: "Diam kau .. sialan"

[Kurama: "Naruto, tenanglah, jaga emosimu ... jika kau hilang kendali Chakraku akan terisi hawa jahat (menjadi hitam) itu akan sia-sia"

Naruto: "Hal yang tak kuinginkan terjadi .. sejarang terjadi ..."

Kurama: "Jangan biarkan kematian mereka semua sia-sia. Aku hampir selesai, bersama-sama kita hentikan perang ini, di sini dan sekarang juga]

Hiashi: "Tenang, Naruto!"

Naruto: "Bagaimana mungkin..? Bagaimana aku bisa tenang?!! Bagaimana bisa aku tenang (mulai berjalan menuju Obito) ketika teman-temanku sekarat untukku?!!"

Obito: "Kau.."

Naruto: "!?" (Langkahnya terhenti) (melihat ke bawah) "?!!" (Melihat ke belakang)

(Shikamaru memegang Naruto dengan Jurus Bayangannya)
Shikamaru: "Tenang Naruto! Kau adalah kunci dari strategi ini. Kita tidak bisa kehilanganmu"

Naruto: (berdiri dengan wajah tertunduk) "Kenapa? Kenapa Shikamaru? Mereka membunuh semua orang di markas, mereka membunuh Neji, mereka membunuh ninja begitu banyak. Bagaimana bisa kau tetap bisa tenang?"

Shikamaru: (merenung sebentar) "Sekarang bukan waktunya untuk marah dan menyerang mereka tanpa strategi apapun. Ayahku memberi strategi bahkan ketika hidupnya berada dalam bahaya. (Melihat Obito dan Madara) Mereka akan membayar untuk apa yang telah mereka lakukan, tetapi mereka memiliki senjata yang luar biasa (melihat Juubi) Jadi kita harus melangkah dengan hati-hati"

Madara: (Melihat Shikamaru) "Anak itu cukup cerdas, Obito. Kau harus berurusan dengannya duluan"

Obito: "Tidak perlu saranmu. Aku akan menangani mereka semua"

Madara: (tersenyum) "Hmmm" (Tetap berdiri dengan santai)

Kakashi: "Naruto, Shikamaru benar. Kau adalah satu-satunya yang mampu mengalahkan mereka. Kita akan membuat jalan bagimu untuk menyerang mereka. Kau harus bersabar"

Naruto: "....."

Kakashi: "Neji telah melakukan yang terbaik menurutnya sampai-sampai mengorbankan dirinya untukmu, untuk perdamaian. Kau harus menghormati pengorbanannya. Yang bisa kita lakukan sekarang adalah menunggu Chakra kyubi kembali"

Naruto: "......"

Hiashi/Sakura/Shikamaru: "......"

Obito: "Cukup perbincangan kalian!" (Salah satu ekor Juubi itu menyerang Naruto)

Shikamaru: "Sialan!" (Melompat mundur)

(Naruto melompat mundur bersamaan dengan Shikamaru)
(Yang lain bersama Hinata melompat mundur sambil membawa mayat Neji)
Shikamaru: "Hei Naruto, berapa lama lagi waktu yang dibutuhkan untuk menggunakan chakra Kyubi?"

Naruto: "!? Masih belum tahu. Ada yang ingin kutanyakan Shikamaru, Bijuudamaku tidak ada apa-apanya dengan Juubi, jadi jelaskan lebih detail rencananya??"

Shikamaru: "Itu benar. Tapi mereka tidak bisa menggunakannya di sini. Jika mereka ingin, mereka sudah menggunakannya dari tadi, akan kujelaskan nanti saja ketika kau sudah siap"

Naruto: "Apa maksudmu?"

Kakashi: "Jika mereka menggunakan Bijuudama Juubi di sini, seluruh daerah akan hancur. Mungkin Juubi tidak apa-apa, tapi mereka sendiri juga akan terkena ledakan itu"

Naruto: "!!?"

Shikamaru: "Kita harus menghentikan mereka sebelum Juubi lanjut ke tahap sempurna. Hachibi san Kyubi masih belum di tangan mereka. Jadi kita masih memiliki kesempatan untuk menang"

Shikamaru: "Kita harus memulai rencana segera setelah kau dan Kyubi siap"

Naruto: "....."

[Naruto: "Kurama, berapa lama lagi? Aku tidak bisa kehilangan temanku lagi.."

Kurama: "Sebentar lagi Naruto aku sedang mencoba sesuatu dan kelihatannua akan berhasil"

Naruro: "??"]

Naruto: "Shikamaru kita harus mengulur waktu sedikit lagi"

(Terlihat Lee yang sedang berada didekat mayat Neji)
Lee: "[Neji ... Kau ... baru saja meninggal ... Kenapa? Kau adalah salah satu rivalku ... Aku. ... tidak bisa melindunginya .. Aku tak bisa tinggal diam..] Baiklah Naruto, serahkan padaku, mereka hanya bisa dilawan dengan Taijutsu kan?? Akan kuhalangi mereka!!"

(Lee memasuki gerbang ke-5)
Gai: "!? Lee, tunggu!"

(Lee melompat menuju Juubi)
Lee: "[Gai sensei ... maafkan aku]"

(Lee masuk ke gerbang 6)
(Lee melompat dan semakin mendekati Obito)
Madara: "Dia cepat, tapi tak akan ada gunanya.."

Obito: "Berhati-hatilah jurusnya sama dengan Gai"

(Tiba-tiba Lee menghilang)
Obito: "!?"

(Madara terkena tendangan tendangan Lee dari bawah rahangnya)
(Kepala Madara hancur lalu beregenerasi)
Obito: "Aku tahu ... dia membuatnya tampak seolah-olah hendak menyerangku tapi berubah serangan ke Madara ... tidak buruk"

(Lee muncul di belakang Madara handak menyerangnya kembali)
Madara: "Kau berani menyerangku?"

(Dari punggung Madara keluar paku mokouton, Lee tertusuk dibagian lengannya)
Gai: "LEE!!!"

Lee: "! urgh ..."

(Madara mengangkat dengan leher Lee dan melemparkannya)
Gai: "... Lee .... Neji ......."

Madara: "Selanjutnya silakan."

(Gai memasuki Gerbang 7
Kakashi: "!??"

Gai: "Aku berjanji pada diriku sendiri, sebagai sensei, aku tidak akan pernah membiarkan muridku mati dalam pertempuran ...."

Gai: "Lee ... kau sudah kuanggap seperti anakku ....."

(Gai menyilangkan tangannya)
Kakashi: "GAI! Jangan!!"

Gai: "[Lee ... ini akan menjadi pelajaran terakhirmu]"

Gai: "Gerbang 8 ..."

Kakashi: "GAIIIII"

Sakura: "!!?? Dia akan mati jika melakukannya!"

Gai: "BUKA!"

(Tubuh gai diselimuti aura merah di sekelilingnya)
Gai: "Tidak seperti gerbang 7 yang menguapkan keringat untuk menciptakan aura biru, gerbang 8 menguapkan sel darahku sendiri"

Madara: "Chakranya??"

Obito: "Sekali lagi, berhati-hatilah, itu bikan Ninjutsu. ."

(Namun tiba-tiba sebelum Gai komplit membuka gerbang 8-nya, tubuh Gai dipegang oleh tangan Chakra berwarna Biru)
Gai: "!!??"

Kakashi: "Akhirnya.. ??! Tapi itu berbeda dengan sebelumnya, warnanya biru.."

(Gerbang ke-8 Gai yang belum sempurna terbuka berlahan memudar)
Gai: "[Dia mentransfer chakanya padaku lagi, tapi ini terasa beda dari sebelumnya.. chakra ini lebih hidup]"

[Naruto: "Jadi ini hal yang ingin kau coba tadi, Kurama?? Bagaimana bisa?"
Kurama: "Heh, aku labih dulu belajar cara mengumpulkan energi alam, Rikudo yang mengajarkan padaku..."]

(Ternyata itu Naruto yang sudah berada dalam Mode dengan Kurama, Chakranya berubah menjadi agak kebiruan, dengan mata Naruto terlihat gabungan antara Sage dan mata Kyubi. Bebarengan dengan itu Juubi berubah ke tahap sekanjutnya yaitu bentuk sempurna namun masih tetap terlihat agak kurus)
Naruto: "Tak akan ada lagi yang akan mati. Shikamaru ayo kita mulai strateginya..."

#Juubi sempurna...
#Mode Sage Bijuu complete...

Leave a Reply

DI LARANG TEBAR LINK , KECUALI DI BANNER EXCHANGE !

SERING-SERINGLAH KOMENTAR MAKA ANDA AKAN DAPET BACKLINK KARENA BLOG SAYA UDAH DOFOLLOW

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Site Info





Banner

Sat-Cyber Sat-cyber ANDVROZEN Cleventer-Creation™

- Copyright © 2013 Dark 48 - Namikaze Template v.2 - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -

Gunakan Google Chrome Untuk Hasil Maksimal